Hai, surat ini aku tulis pada 31 Januari 2021 jam 23.49 WIB.
Ditujukan untuk diriku sendiri di masa depan, hehe.
Hai, el di masa depan! Apakah kamu bahagia? Seperti apa kehidupanmu saat membaca surat ini? Aku sedang di rumah, yah kau tahulah rumah mana yang aku maksud. Rumah yang sangat nyaman, tempat yang selalu aku rindukan ketika berada di kos waktu itu. Aku disini baik-baik saja, masih berjuang untuk mendapatkan hadiah ulangtahunku nanti. Apa kau lupa apa yang kumaksudkan? Baik, biar aku jelaskan lagi. Tanggal 02 Agustus 2020 aku mengajukan permohonan supaya 02 Agustus 2021 ada gelar di namaku. Perjuangan yang tidak mudah ya. Jatuh dan bangun mental ini, syukurlah masih bertahan. Syukurlah masih hidup wkwkwk. Aku masih berjuang menyusun proposal, semoga saja doaku bisa terkabul ya. Aku penasaran seperti apa waktu akan membawaku.
Oke, aku penasaran sih. Udah punya pacar belum sih kamu di masa depan? Astaga, semoga aja udah ya. Kalau nggak yaudah sih, yang penting bisa buat orangtua bahagia! Hehe. Kehidupanmu seperti apa? Aku bener-bener penasaran seperti apa el di masa depan, apakah sudah lebih anggun? apakah sudah lebih rapi? wkwkwk, semoga sudah nggak bangun kesiangan lagi ya.
El, nggak lupa kan tahun 2020 banyak sekali yang terjadi. Di tahun ini juga aku mulai menulis kembali. Aku tahu kalau aku mudah sekali putus asa, jadi ingat ya, menulis itu untuk menyalurkan perasaan. Ingat, nggak usah berharap lebih. Semua itu secukupnya saja, jadi jangan berhenti, oke?
Sama seperti membuat proposal, seperti membuat proposal kehidupan saja ya. Tapi, memang untuk masa depan yang lebih baik kan? Keinginanmu tercapai el, iya akhirnya. Yah, ingat ya selalu berhati-hati dalam memilih keputusan, oke? Diem dulu deh, terus ngapain kek, oh berdoa aja! hehe, hopefully you know the right decision to choose.
Bahagia ya, el. You deserve to be happy :)
Kita lanjut nanti ya, el. Sampai jumpa.
Malang, 31 Januari 2021